Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

news

Mitra global tertarik bekerja sama dengan Bio Farma

Written By http:// alhasyi.blogspot.com on Senin, 28 Mei 2012 | 00.26


Selasa, 15 Mei 2012 23:00 WIB | 2447 Views
Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Iskandar. Perusahaan berusia lebih dari 120 tahun yang dia pimpin telah mampu turut menyehakan dunia melalui produksi vaksin-vaksin penting yang diaplikasikan di ratusan negara.
... Mitra-mitra Bill & Melinda Gates Foundation tertarik bekerja sama dengan PT Bio Farma (Persero) melaksanakan uji klinik (clinical trial) maupun pengembangan vaksin...
Jakarta (Headline News) - Hadirin dalam Global Health Product Development 2012 di Seattle, Amerika Serikat, pada 1-3 Mei lalu berdecak kagum atas capaian PT Bio Farma (Persero), yang disampaikan direktur utamanya, Iskandar.

Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Iskandar, dalam forum internasional itu menjelaskan 11 produk yang telah dihasilkan produsen vaksin satu-satunya di Asia Tenggara itu. Ke-11 produk itu telah mendapat pengakuan kelas dunia.

Capaian Bio Farma sebagai salah satu partisipan di antara puluhan peserta bertaraf internasional itu telah mendapat pengakuan WHO hingga tahap pengakuan pra kualifikasi. 

Kenyataan ini menjadi satu fokus yang menarik bagi beberapa mitra Bill & Melinda Gates Foundation, penggagas gelaran internasional itu.

Forum diskusi pada 1 hingga 3 Mei 2012 itu rutin diadakan setiap tahun, dengan topik pembahasan segala aspek kemungkinan pengembangan produk baru untuk kesehatan secara global. 

Mitra-mitra Bill & Melinda Gates Foundation tertarik bekerja sama dengan PT Bio Farma (Persero) melaksanakan uji klinik (clinical trial) maupun pengembangan vaksin.

Para panelis diwakili Subhash Kapre (Serum Institute of India), Xiaoming Yang (China National Biotech Group), Akira Homma (Bio-Manguinhos), dan Iskandar (Bio Farma). 

Juga John Boslego dari PATH menjelaskan, dari sekitar 26 Anggota DCVMN, dipilih dua manufaktur yang belum prakualifikasi WHO, dan dua manufaktur yang sudah mempunyai pengalaman produknya memperoleh tahap prakualifikasi WHO. 

Terkait DCVMN, pada tahun ini Bio Farma juga akan menjadi tuan rumah acara pertemuan ke 13 produsen vaksin dari negara-negara berkembang, yang rencananya akan diadakan di Bali, pada 31 Oktober – 2 November 2012. 

Untuk tahun ini, terdapat agenda yang berbeda dari biasanya, yaitu sesi khusus Forging Innovative Partnership; A discussion with emerging Market Vaccine Manufacturer, yaitu forum diskusi langsung  penyelenggara dengan panelis dari DCVMN (Developing Countries Vaccine Manufacturer Network - negara-negara produsen vaksin dari negara-negara berkembang). (*)

 

00.26 | 0 komentar

UU Keperawatan harus mampu lindungi perawat

Written By http:// alhasyi.blogspot.com on Minggu, 27 Mei 2012 | 23.55


Selasa, 22 Mei 2012 19:42 WIB | 1382 Views
Selain itu, RUU ini harus secara jelas membuat batasan-batasan mengenai hak, kewajiban, wewenang dan tanggung jawab seseorang yang berprofesi sebagai perawat

Jakarta (Headline News)

 - Anggota Komisi IX DPR RI, Poempida Hidayatullah, mengatakan, Rancangan Undang-Undang Keperawatan harus dapat berperan sebagai pelindung perawat.

"Selain itu, RUU ini harus secara jelas membuat batasan-batasan mengenai hak, kewajiban, wewenang dan tanggung jawab seseorang yang berprofesi sebagai perawat," kata Poempida kepada ANTARA News, Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut Poempida mengatakan, RUU Keperawatan yang sedang dibahas dalam Panja Komisi IX, masih jauh dari harapan, karena masih membuka peluang terhadap eksploitasi terhadap para perawat.

RUU tersebut masih cenderung memberikan otoritas wewenang berlebih kepada suatu organisasi profesi yang akan dikuasai oleh kelompok tertentu, serta cenderung menciptakan tata birokrasi yang tidak sederhana bagi para perawat. Hal ini membuka peluang terjadinya eksploitasi bagi para perawat, tegas Poempida.

Menurutnya, RUU Keperawatan masih merupakan cerminan atau duplikat yang mirip dengan UU Kedokteran secara struktur. Secara kasat mata, memang profesi perawat selalu bersinggungan dengan profesi dokter.

Namun secara filosofi kedua profesi itu tidak dapat disamakan. Masih diperlukan beberapa analisis yang lebih tajam untuk melengkapi RUU ini agar mendekati sempurna, pungkas Poempida. (Zul)
23.55 | 0 komentar

Jafar canangkan gerakan gemar membaca dan menulis


Minggu, 27 Mei 2012 23:35 WIB | 1252 Views


Ketua Fraksi Partai Demokrat MPR Jafar Hafsah
Jakarta (headline News)

 - Ketua Fraksi Partai Demokrat di MPR RI Mohammad Jafar Hafsah mencanangkan gerakan gemar membaca dan menulis bagi masyarakat Indonesia.

Pencanangan tersebut dilakukan Mohammad Jafar Hafsah pada kegiatan "Pentas Seni dan Budaya: Peluncuran Gerakan Indonesia Membaca dan Menulis" di Jakarta, Minggu malam.

Acara yang menampilkan sejumlah penyanyi dan penari tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan solidaritas membangun Indonesia gemar membaca dan menulis.

"Masyarakat Indonesia harus didorong untuk gemar membaca dan menulis," katanya.

Menurut dia, melalui pentas seni dan budaya yang menampilkan penyanyi dan penari serta mengulas buku-buku karya anak bangsa guna menggugah dan meningkatkan minat baca kepada masyarakat Indonesia.

Jafar Hafsah yang telah menulis sebanyak 24 judul buku ini meyakini, banyak buku-buku yang memberikan pencerahan karya putra bangsa yang cerdas.

"Dengan membaca, tentu kita bisa mendapatkan banyak manfaat ilmu, serta dengan menulis kita bisa menjadi kreatif," kata Jafar.

Ketua Dewan Pembina Gerakan Gemar Membaca dan Menulis itu menambahkan, membaca dan menulis ibarat dua sisi yang berbeda dalam satu kesatuan mata uang yang sama.

Meskipun berbeda dan dapat berdiri sendiri-sendiri, menurut dia, tapi hakikat dan kesejatiannya, membaca dan menulis merupakan satu kesatuan yang saling menggenapkan, menguatkan, meneguhkan, memberi makna dan nilai satu sama lainnya.

"Bagi seorang penulis, membaca adalah modal utama. Kebiasaan membaca akan memudahkan dalam menemukan ide atau gagasan," katanya.

Ketua DPP Partai Demokrat itu menambahkan, dengan membaca dapat membuat benak dipenuhi berbagai pengetahuan yang bisa menjadi modal utama untuk diungkapkan secara tertulis.

Bagi Jafar Hafsah, gemar membaca dan menulis sudah dilakukan sejak ketika masih duduk dibangku SMP.

Jafar Hafsah menyatakan, saat dibangku sekolah dirinya slealu menyempatkan diri untuk membaca dan menulis.

Demikian juga setelah menduduki jabatan direktur jenderal di Departemen Pertanian, Jafar selalu menyempatkan untuk membaca dan menulis, meskipun sudah sangat padat.

Pikiran dan gagasannya dituangkan secara tertulis menjadi buku teks.

"Setelah bertahun-tahun menulis buku, saya dapat membagikan beberapa pengalaman untuk menularkan kebiasaan menulis, terutama bagi generasi muda yang menjadi pewaris masa depan," katanya.






(FOTO ANTARA)























(R024/N002)
23.47 | 0 komentar

Dirjen Dikti: pendidikan nasional masih terhambat SDM

Senin, 28 Mei 2012 12:25 WIB | 985 Views
salah satu strategi untuk mengatasi sejumlah persoalan tersebut itu, terutama soal kualifikasi SDM guru, dilakukan melalui Uji Kompetensi Awal (UKA).
Kupang (Headline  News)

 - Pendidikan nasional masih bergelut dengan masalah sumber daya guru dan dosen, selain masalah ketersediaan infrastruktur sarana prasarana serta anggaran dan dukungan nyata dari pemerintah daerah dalam pengembangan kualifikasi sumber daya manusia para pendidik.

Keempat hal itu (SDM guru-dosen, infrastruktur, anggaran dan dukungan), merupakan faktor utama penghambat kualifikasi dan mutu pendidikan di Indonesia yang masih harus membutuhkan campur tangan semua pihak untuk mencari solusi dan pemecahan bersama," kata Wakil Direktur Pendidikan dan Ketenagaan Dirjen Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Agussusilo Hadi, di Kupang, Senin.

Ia mengatakan hal tersebut pada rangkaian kegiatan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) antara Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama Bupati Alor, Manggarai Timur dan Rote Ndao, sebelum Seminar Sehari Pendidikan Kawasan Daerah Perbatasan di Kupang itu digelar.

Menurut Agussusilo Hadi, salah satu strategi untuk mengatasi sejumlah persoalan tersebut itu, terutama soal kualifikasi SDM guru, dilakukan melalui Uji Kompetensi Awal (UKA) yang dilakukan Februari 2012 dan telah diumumkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M. Nuh Maret 2012.

Uji kompetensi awal (UKA) ini kata Agussusilo Hadi, dimaksudkan untuk menjaring guru yang akan mengikuti ujian sertifikasi guru.

"Mereka yang lulus UKA, berhak untuk mengukuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Setelah mengikuti PLPG kemudian ada uji kompetensi akhir yang menentukan lulus tidaknya seorang guru dalam melaksanakan ujian sertifikasi guru. Sedangkan bagi mereka yang tidak lulus UKA akan diberikan pembinaan sehingga dapat mengikuti UKA pada tahun berikutnya," katanya.

Selain itu, katanya ujian sertifikasi guru ini pada dasarnya bertujuan untuk mengukur tingkat profesionalitas seorang guru. Dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

"Mereka yang lulus ujian kompetensi akhir berhak mendapatkan sertifikat pendidik profesi sebagai tanda bahwa mereka berkompeten dalam mendidik. Meskipun demikian pada kenyataannya proses sertifikasi pun diduga penuh dengan kecurangan yang dilakukan oleh beberapa oknum guru," katanya.

(ANT)
23.39 | 0 komentar

Umar Patek bantah ikut latihan militer di Aceh

Senin, 28 Mei 2012 10:59 WIB | 815 Views



Terdakwa kasus terorisme Umar Patek menyatakan menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada para korban dan keluarganya, umat Kristiani, serta masyarakat dan pemerintah Indonesia.
Pengacara: Umar Patek bukan perencana
 Jakarta (Headline  News) – Tim pengacara terdakwa kasus terorisme Hisyam bin Ali Zein alias Umar Patek membantah tuduhan keterlibatan klien mereka dalam latihan militer di Aceh.

Saat membacakan pembelaan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin, tim pengacara menyatakan Umar Patek berada di Aceh hanya untuk transit sebelum berangkat ke Afghanistan.

Menurut tim pengacara, Umar Patek juga menolak ajakan Dulmatin untuk ikut latihan militer di Aceh dan tidak tahu apakah latihan itu jadi dilaksanakan atau tidak.

Dalam hal ini, kata anggota tim pengacara yang secara bergantian membacakan pembelaan, Umar Patek tidak menyembunyikan informasi tentang terorisme.

"Umar Patek tidak menyembunyikan informasi tentang terorisme, tapi dia tidak tahu," kata Ashludin Hatjani, satu dari lima anggota tim pengacara.

Menurut analisis yuridis tim pengacaranya, Umar Patek juga tidak tahu tentang uji coba tiga pucuk senjata M-16 di Banten dan pemasukan senjata dari Filipina ke Indonesia.

Mereka menyatakan, Umar yang datang untuk menghadiri penikahan temannya Hasan Nur, justru marah karena senjata yang seharusnya diperuntukan bagi pejuang Muslim Filipina justru dibawa ke Indonesia.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Umar Patek karena keterlibatannya dalam sejumlah aksi terorisme, termasuk pemboman di Bali dan sejumlah gereja.



(ANTARA/Dhoni Setiawan) 
(nta)
23.34 | 0 komentar

Pemerintah akan benahi tata niaga bawang

Jumat, 25 Mei 2012 17:42 WIB | 1427 Views



Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan (kiri) berdialog dengan pemetik bawang merah saat meninjau proses pengeringan bawang merah di Brebes, Jawa Tengah, Jumat (25/5). Kementrian Perdagangan akan membenahi tata niaga komoditi bawang merah agar menguntungkan semua pihak baik petani maupun konsumen.
Bilateral Uni Eropa - ...
 Jakarta (Headline news)
 - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan akan segera membenahi tata niaga bawang merah mengingat tingginya disparitas harga antara di tingkat produsen dan konsumen.

"Disparitas harga di tingkat produsen dan konsumen terlihat tinggi. Kami sangat ingin mengupayakan agar disparitas ini mengecil dan harga bawang dapat stabil di tingkat harga yang menguntungkan petani dan tidak memberatkan konsumen," kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dalam kunjungan ke daerah penghasil bawang, Brebes, Jawa Tengah, Jumat.

Mendag menekankan, tata niaga bawang merah harus menguntungkan semua pihak, baik petani maupun konsumen.

Pada kesempatan itu, Mendag meninjau secara langsung perkembangan harga dan produksi bawang merah di Brebes. Mendag mengungkapkan bahwa saat ini harga bawang merah cenderung meningkat seiring belum masuknya masa panen raya.

Panen raya tiba pada bulan Juni hingga September, sedangkan pada periode Maret-Mei biasanya produksi bawang berada pada titik terendah.

Berdasarkan data Paguyuban Petani Agropolitan, harga bawang merah di tingkat produsen di Brebes, pada 24 Mei 2012 tercatat Rp9.500/kg, sedangkan harga rata-rata di pasar tradisional Brebes tercatat Rp11.000/kg.

Sementara itu, harga bawang merah secara nasional di tingkat eceran pada minggu ke-4 Mei 2012, berdasarkan data dari Badan Pusat Statisik (BPS), tercatat Rp18.690/kg.

Dalam membenahi tata niaga komoditas bawang merah, pemerintah akan mengusahakan agar produksi tidak terlalu terkonsentrasi pada bulan tertentu. Kemudian, pengembangan budidaya bawang merah akan disesuaikan dengan wilayah yang memiliki potensi sehingga tidak terkonsentrasi di satu daerah.

Pemerataan produksi bawang merah dan waktu panennya akan menyeimbangkan supply dan demand yang menciptakan harga yang wajar baik tingkat petani maupun konsumen.

Selanjutnya, efisiensi biaya produksi bawang merah, khususnya di Kabupaten Brebes, akan ditingkatkan, sehingga di satu sisi budidaya menguntungkan petani, namun di sisi lain harga di tingkat pengecer tidak terlalu tinggi.

Proses produksi yang efisien akan meningkatkan daya saing bawang merah lokal terhadap bawang merah impor.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Gunaryo, menekankan bahwa pemerintah akan mengatur agar masa impor bawang merah tidak tumpang tindih dengan masa panen raya.

“Kami akan mengusahakan agar impor dilakukan pada saat tingkat produksi bawang merah dalam negeri mengalami defisit, sehingga harga tetap stabil dan kebutuhan konsumen tetap dapat dipenuhi,” imbuhnya.

Menurut Gunaryo, pengolahan bawang merah guna meningkatkan nilai tambah juga sangat penting dilakukan. Strategi ini juga dapat mencegah jatuhnya harga pada masa panen dan memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap bawang merah dengan harga terjangkau karena bawang merah dibuat lebih tahan lama.

Brebes merupakan sentra produksi bawang merah yang berperan penting terhadap produksi bawang merah nasional.

Pada 2010, produksi bawang merah Kabupaten Brebes mencapai 400.501 ton, atau 79,09 persen dari total produksi bawang merah di seluruh wilayah Jawa Tengah yang jumlahnya 506.357 ton.

Terhadap produksi bawang nasional yang jumlahnya 1.048.934 ton, Brebes menyumbangkan 38,18 persen dari total produksi.

Sentra produksi bawang nasional sampai saat ini masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, di mana kontribusinya sebesar 80,73 persen (846.793 ton) terhadap total produksi bawang merah nasional.
Produksi bawang merah nasional pada 2010 naik 8,68 persen dibandingkan tahun 2009, menjadi 1.048.934 ton dari 965,164 ton.

Sementara berdasarkan roadmap bawang merah Kementerian Pertanian, perkiraan kebutuhan bawang merah pada 2012 sebesar 1.060.820 ton, yang terdiri dari 886.120 ton untuk konsumsi langsung, 99.700 ton untuk benih, 25.000 untuk industri, dan 50.000 untuk ekspor.


(ANTARA/Zabur Karuru)
23.27 | 0 komentar

Box Redaksi


            Pendiri                   :   Usman. HS
          Penerbit                 :   PT. Selecta Utama
            Dasar Penerbitan   :   SK/Menpen/ SIUPP / 1998
            NPWP                     :   02.263.306.5-111.000
            Notaris                   :   CV. Bidik Aceh - No. 52  Tanggal 04- Maret- 2011

Pembina
Adrian/Youngki
MZ. Chaniago
Mawardinur, S.Ag

Dewan Redaksi
  Ir. Tarmizi A Karim, M.Sc  (Ketua)

Staf Redaksi
M. Ali Abusyah  
Asmadi Suria, ST
Ir. Anas Johan, MBA, MM
DS. Suharyono
Irwanto
Zainal Abidin
Almahdi
Rahmani  
Abdurrahman, SE  
Nasruddin

Komisaris Utama
Fahriansyah. SH

Pimpinan Umum
 Fauzi Yusuf, SH

Pimpinan Perusahaan
  Ir. Ismail Manyak

Pemimpin Redaksi/Penjab
Usman. HS

Wkl. Pimpinan Umum
    M. Suprapto  

Wkl. Pemimpin Redaksi
T. Fadli ( Adek)

Sekretaris Redaksi
 Hermansyah, S.Sos  

Redaktur Pelaksana
Mustafa
                                                                                                                        
Koordinator   
Ariel
                                          
Photografer
Syamsuddin
  

Sirkulasi
Syamsuddin

 Manager iklan
Usman. HS

Designer / Layout
Fachrizalsyah, Amd.Com  

Biro Hukum
Teuku Rusyidi, SH, MH
Zuhdi Madjid, SH, SPN
Anwar, SH
Ichwan. SH, MH
Umar, SH

Percetakan
PT. Selecta Utama
Isi : Diluar Tanggung Jawab Percetakan                 
____________________________________________________________________________________
Wartawan Daerah

Banda Aceh    
Aruel- Ariel
            
  Sabang    
Tiopan AP- Indra- Rudianto

 Aceh Besar   
P. Samosir- Kaharuddin
                  
  Bireuen   
Delly Sawal Hudi
                   
 Lhokseumawe    
Isnandar
                   
 Aceh Utara  
Ruslandy- Mawardi- Mulyadi
                   
 Takengon/Bener Meriah    
Dasa Yushelmi- Evi Kasmidar
                  
 Meulaboh   
Darsimin 
                 
 Sinabang   
Ampera
                   
  Aceh Tenggara
M. Dhini

Gayo Lues   
Ali Amran, ST
                  
 Subulussalam
Jamal
                   
 Langsa   
Husaini Saleh- Zulfadli, S.Kom
                  
 Aceh Timur  
Jefri Boy- Agus Reza Pahlevi- Said Arifin 
                 
 Aceh Tamiang  
Edi Saputra- Muchklis

Sumatera Utara

Medan    
Wan regar- Fauzi- Zulkarnaini- Zainuddin
                      
 Bagan Batu   
Fauzi
                  
 R.Parapat  
M. Toufan
                  
 Tanjung Balai   
M. Nasir
                     
 Padang    
Mr. Adi- Ir. Ichwan
                   
 Batam   
Petrus

 Jakarta 
Lodewyk

Juruwarta
T. Samsul Bahri- MH. Yasin- Zulfikar- Supardi- Burhanuddin. B- Muzakir- Amrizal  

Freeline
Armen, SE - Akmal, SE- TM. Rizal- T. Firdaus Sinnazar- Dicki Vernando      

Perwakilan Malaysia
Ibnu Sakdan Abubakar, SH- Sayed Oestman Al- Syiech

Pusat Redaksi
Banda Aceh
Jalan. Maimun Saleh No. 5a Peunayoeng
HP : 0852 2094 4774

Perwakilan
Kota Langsa  
Jalan. H. Agussalim, Gp. Blang, Kota Langsa  
HP : 0852 7724 3777
News BIDIK ACEH     
                                                   Informasi Peritiwa

            Pendiri                   :   Usman. HS
          Penerbit                 :   PT. Selecta Utama
            Dasar Penerbitan   :   SK/Menpen/ SIUPP / 1998
            NPWP                     :   02.263.306.5-111.000
            Notaris                   :   CV. Bidik Aceh - No. 52  Tanggal 04- Maret- 2011

Pembina
Adrian/Youngki
MZ. Chaniago
Mawardinur, S.Ag

Dewan Redaksi
  Ir. Tarmizi A Karim, M.Sc  (Ketua)

Staf Redaksi
M. Ali Abusyah  
Asmadi Suria, ST
Ir. Anas Johan, MBA, MM
DS. Suharyono
Irwanto
Zainal Abidin
Almahdi
Rahmani  
Abdurrahman, SE  
Nasruddin

Komisaris Utama
Fahriansyah. SH

Pimpinan Umum
 Fauzi Yusuf, SH

Pimpinan Perusahaan
  Ir. Ismail Manyak

Pemimpin Redaksi/Penjab
Usman. HS

Wkl. Pimpinan Umum
    M. Suprapto  

Wkl. Pemimpin Redaksi
T. Fadli ( Adek)

Sekretaris Redaksi
 Hermansyah, S.Sos  

Redaktur Pelaksana
Mustafa
                                                                                                                        
Koordinator   
Ariel
                                          
Photografer
Syamsuddin
  

Sirkulasi
Syamsuddin

 Manager iklan
Usman. HS

Designer / Layout
Fachrizalsyah, Amd.Com  

Biro Hukum
Teuku Rusyidi, SH, MH
Zuhdi Madjid, SH, SPN
Anwar, SH
Ichwan. SH, MH
Umar, SH

Percetakan
PT. Selecta Utama
Isi : Diluar Tanggung Jawab Percetakan                 
____________________________________________________________________________________
Wartawan Daerah

Banda Aceh    
Aruel- Ariel
            
  Sabang    
Tiopan AP- Indra- Rudianto

 Aceh Besar   
P. Samosir- Kaharuddin
                  
  Bireuen   
Delly Sawal Hudi
                   
 Lhokseumawe    
Isnandar
                   
 Aceh Utara  
Ruslandy- Mawardi- Mulyadi
                   
 Takengon/Bener Meriah    
Dasa Yushelmi- Evi Kasmidar
                  
 Meulaboh   
Darsimin 
                 
 Sinabang   
Ampera
                   
  Aceh Tenggara
M. Dhini

Gayo Lues   
Ali Amran, ST
                  
 Subulussalam
Jamal
                   
 Langsa   
Husaini Saleh- Zulfadli, S.Kom
                  
 Aceh Timur  
Jefri Boy- Agus Reza Pahlevi- Said Arifin 
                 
 Aceh Tamiang  
Edi Saputra- Muchklis

Sumatera Utara

Medan    
Wan regar- Fauzi- Zulkarnaini- Zainuddin
                      
 Bagan Batu   
Fauzi
                  
 R.Parapat  
M. Toufan
                  
 Tanjung Balai   
M. Nasir
                     
 Padang    
Mr. Adi- Ir. Ichwan
                   
 Batam   
Petrus

 Jakarta 
Lodewyk

Juruwarta
T. Samsul Bahri- MH. Yasin- Zulfikar- Supardi- Burhanuddin. B- Muzakir- Amrizal  

Freeline
Armen, SE - Akmal, SE- TM. Rizal- T. Firdaus Sinnazar- Dicki Vernando      

Perwakilan Malaysia
Ibnu Sakdan Abubakar, SH- Sayed Oestman Al- Syiech

Pusat Redaksi
Banda Aceh
Jalan. Maimun Saleh No. 5a Peunayoeng
HP : 0852 2094 4774

Perwakilan
Kota Langsa  
Jalan. H. Agussalim, Gp. Blang, Kota Langsa  
HP : 0852 7724 3777
22.48 | 0 komentar

Comments

Ads 468x60px

Featured Posts

Visitors

Translate