Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

news

Seluruh Kelompok Ayah Banta ke Mabes Polri

Written By http:// alhasyi.blogspot.com on Selasa, 22 Mei 2012 | 04.32


Sabtu, 12 Mei 2012 14:04 WIB

* Tiga Lagi Masih Diburu


BANDA ACEH - Personel Detasemen Khusus (Densus) 88 bekerja sama dengan Polda Aceh sudah memboyong dua lagi peneror komplotan Vikram alias Ayah Banta ke Mabes Polri, Jakarta. Keduanya adalah M Joni dan Jek, mereka terlibat bersama Ayah Banta cs melakukan serangkaian penembakan pendatang asal Jawa di Aceh pada akhir 2011 dan awal 2012 lalu.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan mengatakan, dengan diboyongnya M Joni dan Jek berarti sudah semua peneror di Aceh kelompok Ayah Banta dibawa ke Mabes Polri untuk pemeriksaan lebih intensif, sedangkan tiga lagi masih diburu. Menurut catatan Serambi, jumlah mereka yang sudah dibawa ke Mabes Polri sebelas orang.

“Seluruh mereka diperiksa di Bareskrim Mabes Polri. Nanti semua juga akan terungkap di persidangan apa saja perbuatan mereka dan apa motifnya. Ya, Ayah Banta dibidik melanggar Undang-Undang Terorisme karena perbuatannya mutlak teror untuk menakutkan masyarakat,” kata Kapolda menjawab wartawan seusai diskusi dengan warga dan nelayan di Kafe Bay, Ulee Lheue, Kota Banda Aceh kemarin. 

Kapolda belum bisa memastikan mereka akan disidangkan di luar Aceh atau di Aceh. Namun, ia berharap masyarakat berdoa agar polisi berhasil menangkap tiga lagi peneror di Aceh yang kini sudah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Seperti pernah diberitakan, tim gabungan Densus 88, Polda Aceh, dan Polres Aceh Utara menangkap Ayah Banta dan M Joni di lokasi terpisah dalam Kecamatan Jambo Aye, Aceh Utara, dalam waktu hampir bersamaan, Sabtu (14/4) dini hari. Ayah Banta ditangkap di Gampong Lhok Beuringen dan Joni di Gampong Matang Drien. Penangkapan kedua pelaku utama penembakan pendatang di Aceh itu berdasarkan pengembangan dari tersangka sebelumnya yang juga terkait teror serupa, sehingga menewaskan sepuluh orang. Beberapa hari usai penangkapan dan sempat ditahan di Polda Aceh, Ayah Banta dan seorang tersangka lainnya diboyong ke Mabes Polri, Jakarta. Sebelumnya, tujuh tersangka kelompok Ayah Banta, termasuk Jam alias Dugok, sudah duluan diperiksa lebih intensif di Mabes Polri.  

“Ada delapan tempat kejadian perkara terkait perbuatan mereka, masing-masing satu penembakan di Aceh Besar, Banda Aceh, serta masing-masing dua TKP di Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Bireuen. Akibatnya, sepuluh orang meninggal. Sedangkan barang bukti berupa lima bom rakitan siap ledak, dua pucuk senpi AK-56, satu pucuk M-16, ratusan amunisi, dan lain-lain,” rinci Kabid Humas yang meneruskan sms dari jajaran personel Polda Aceh, Minggu (15/4).

                                    Pendemo diperiksa
Kemarin, Kapolda juga menginformasikan bahwa penyidik Polda Aceh masih memeriksa 15 pendemo anarkis yang menolak hasil Pilkada Gayo Lues pertengahan April lalu yang berujung pada terbakarnya mobil operasional dan Kantor KIP Gayo Lues, serta lima kantor camat. Sebanyak tujuh orang di antaranya diciduk Timsus Polda Aceh secara terpisah di kabupaten itu. Sementara delapan orang menyerahkan diri ke Mapolda Aceh, termasuk dua di antaranya dua hari lalu.

“Yang menyerahkan diri, mungkin nanti akan diberi penangguhan penahanan, tapi proses hukumnya tetap berlanjut,” kata Kapolda. (sal)

0 komentar:

Posting Komentar

Comments