Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

news

Umar Patek bantah ikut latihan militer di Aceh

Written By http:// alhasyi.blogspot.com on Minggu, 27 Mei 2012 | 23.34

Senin, 28 Mei 2012 10:59 WIB | 815 Views



Terdakwa kasus terorisme Umar Patek menyatakan menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada para korban dan keluarganya, umat Kristiani, serta masyarakat dan pemerintah Indonesia.
Pengacara: Umar Patek bukan perencana
 Jakarta (Headline  News) – Tim pengacara terdakwa kasus terorisme Hisyam bin Ali Zein alias Umar Patek membantah tuduhan keterlibatan klien mereka dalam latihan militer di Aceh.

Saat membacakan pembelaan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin, tim pengacara menyatakan Umar Patek berada di Aceh hanya untuk transit sebelum berangkat ke Afghanistan.

Menurut tim pengacara, Umar Patek juga menolak ajakan Dulmatin untuk ikut latihan militer di Aceh dan tidak tahu apakah latihan itu jadi dilaksanakan atau tidak.

Dalam hal ini, kata anggota tim pengacara yang secara bergantian membacakan pembelaan, Umar Patek tidak menyembunyikan informasi tentang terorisme.

"Umar Patek tidak menyembunyikan informasi tentang terorisme, tapi dia tidak tahu," kata Ashludin Hatjani, satu dari lima anggota tim pengacara.

Menurut analisis yuridis tim pengacaranya, Umar Patek juga tidak tahu tentang uji coba tiga pucuk senjata M-16 di Banten dan pemasukan senjata dari Filipina ke Indonesia.

Mereka menyatakan, Umar yang datang untuk menghadiri penikahan temannya Hasan Nur, justru marah karena senjata yang seharusnya diperuntukan bagi pejuang Muslim Filipina justru dibawa ke Indonesia.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Umar Patek karena keterlibatannya dalam sejumlah aksi terorisme, termasuk pemboman di Bali dan sejumlah gereja.



(ANTARA/Dhoni Setiawan) 
(nta)

0 komentar:

Posting Komentar

Comments